Bandung 2033
Gedung-gedung menjulang tinggi sepanjang jalan Cibaduyut tak lain tak bukan adalah toko sepatu yang sudah sangat modern. Berderet mall berdiri berjejer di belakang trotoar jalan Cihampelas, merupakan pusat penjualan celana jeans terbesar di seluruh dunia. apartemen lengkap dengan mobil mewahnya merupakan tempat tinggal sebagian warga Kota Bandung. Persimpangan jalan pun diramaikan oleh live music bermutu menggantikan pengamen jalanan yang hidupnya sudah berkecukupan.
Itulah gambaran Kota Bandung tahun 2033. Kota yang pernah dijuluki ‘Paris Van Java’ itu pun sekarang sudah mengalahkan kota Paris sendiri. Kota indah di daerah pegunungan Jawa Barat itu sekarang telah berkembang sangat cepat sejak tahun 2028. Di tangan pemerintahan Bapak H. Darosda dadaros yang terpilih sebagai walikota Kota Bandung tahun 2028 melalui pemilihan walikota tersengit di dunia menandingi persaingan kursi presiden Amerika Serikat antara Senator Barrack Obama dan Senator John McCain di tahun 2008.
Kota Bandung yang semakin semrawut karena pembangunan bangunan-bangunan liar, kendaraan bermotor yang melebihi kapasitas jalan, anak-anak jalanan yang memadati perempatan jalan, pengemis yang semakin membludak, juga ditambah pula dengan anjloknya perdagangan di sektor industri sepatu Cibaduyut dan sektor industri celana jeans Cihampelas berubah dengan sekejap ditangan Walikota Bandung Bapak H. Darosda dadaros. Ia merubah Kota Bandung dengan cara yang unik, aneh, kontroversial, dan berani tapi terbukti efektif.
Dengan segera ia mematenkan sepatu, celana jeans, dan angklung sebagai barang milik Kota Bandung. Ia segera mendapat protes keras dari berbagai masyarakat seluruh dunia. Tapi dengan semangat yang luar biasa ia dapat mematenkan ketiga barang tersebut. Dan dunia berubah dala sekejap. Negara-negara yang menggunakan barang tersebut harus membayar kepada Kota Bandung yang telah memegang hak paten dari ketiga barang tersebut.
Dengan cepat pendapatan kota Bandung meningkat , pendapatan Kota Bandung pertahun bisa mencapai 500 triliun rupiah. Pendapatan yang berlimpah tersebut digunakan untuk usaha sepatu dan celana jeans yang sudah anjlok karena tidak bisa bersain dengan luar negeri. Dengan waktu singkat saja kedua barang tersebut langsung bisa menyaingi barang-barang impor dari luar negeri dan langsung menguasai pasar dunia. Adidadas dan Lupi’s adalah brand dari kedua barang hasil karya Kota Bandung yang menguasai pasar dunia menyaingi Adidas dan Levi’s. Angklung yang sudah menjadi ikon dari Jawa Barat pun menjadi sangat mendunia. Angklung di ekspor ke seluruh dunia dengan nama “Angklung Original Made In Bandung – Angklung asli ti Bandung”.
Anak-anak jalanan disekolahkan gratis hingga tingkat sarjana. Mereka lebih banyak memilih untuk kembali ke jalan setelah lulus menjadi sarjana, tentunya untuk menjadi pemain live music di persimpangan jalan untuk menghibur masyarakat Kota Bandung yang mengendarai kendaraan mewah mereka. Mereka tidak meminta bayaran, karena mereka melakukannya dengan ikhlas untuk menghibur. Dan alasan lainnya adalah karena mereka sudah hidup berkecukupan.
Kehidupan masyarakat Kota Bandung menjadi lebih baik. Seluruh masyarakat memiliki kehidupan yang berkecukupan bahkan berlebihan. Harga barang kebutuhan rumah tangga dan sembako pun sekarang sangat murah karena seluruh hasil bumi berasal dari Kota Bandung. Setiap bulan masyarakat Kota Bandung mendapatkan “bonus” dari Kota Bandung, yang menurut pemerintah sebagai bonus atas kerja keras masyarakat Kota Bandung. Padahal itu merupakan usaha agar uang yang masuk ke kas pemerintah tidak terlalu banyak, istilahnya sih “Buang-buang duit”. Dan Kota Bandung tidak lagi merasakan krisis moneter dunia yang terjadi setiap 10 tahun.
Masyarakat Kota Bandung menjadi beradab. Mereka selalu beribadah atas tanda syukur atas rizki yang diberikan dikehidupannya. Anak-anak muda menjauhi narkoba, minuman keras, dan seks bebas. Tapi sebagian dari mereka masih banyak yang merokok. Mereka bilang itu sebagai “kenakalan remaja yang lebih beradab”. Mereka sopan kepada yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda. Mereka tidak berlaku anarki kepada pemerintah sekarang. Mereka sekarang sadar bahwa yang membuat hidup mereka lebih baik adalah karena kerja keras pemerintah.
Sisi negatif dari situasi ini hanya dirasakan pihak pemerintah. Mereka bingung untuk membuat perubahan lagi. Karena kehidupan masyarakat telah begitu nyaman. Mereka tidak memiliki gagasan yang baik untuk membuat Bandung melakukan sedikit perubahan. Karena mereka tidak tau apa yang harus dirubah dalam kesempurnaan itu. Ditambah lagi para demonstran yang sudah sangat menjadi sahabat pemerintah meski sangat menyebalkan, sudah jarang memberikan aspirasi mereka kepada pemerintah. “Mahasiswa sekarang payah, belajar terus, nggak pernah demo lagi, aneh, mana ada mahasiswa ga demo ? itu bukan mahasiswa namanya !” ujar salah satu pegawai Pemerintah Kota Bandung.
Bandung sudah menjadi salah satu kota metropolitan. Kota besar yang indah. Menandingi Kairo kota tertua didunia, New York kota terbesar didunia, Tokyo kota tercanggih didunia, bahkan Paris kota tercantik di dunia. Ini semua berangkat dari rasa cinta masyarakat terhadap Kota Bandung, dan imajinasi terbaik dari pemerintah Kota Bandung. Selebihnya kita hanya bisa berdoa kepada yang kuasa.
* * *
Seluruh impian kita akan Kota Bandung akan tercipta dengan sendirinya. Kekuatan mimpi dan imajinasi kita terhadap Kota Bandung yang tercinta ini akan menjadi kenyataan yang indah. Hanya dengan kerja keras dan doa untuk menjadikan Bandung seperti impian kita. Mulailah berbuat sesuatu untuk Bandung, kota indah di lembah Pegunungan Jawa Barat.
Mohon maaf apabila ada kesamaan cerita, nama, karakter, alur, tema, dan kesalahan penulisan tempat dll. Semua ini hanya cerita fiktif belaka. Yang mungkin nantinya akan menjadi nyata.
NB : sebenernya ini tugas bikin cerpen buat MKU bahasa Indonesia. hehe





Recent Comments