10
Nov
08

photocontest pestablogger,,

hari ini gue mulai kirim foto buat photo contest di photocontest pesta blogger. foto yang dikirim itu yang menurut gue paling punya nilai. (halah,,!)

here they are !

meneropong cita-cita

meneropong cita-cita

meneropong cita-cita

musisi masa depan

musisi masa depan

musisi masa depan

semangat pemuda Indonesia

semangat pemuda Indonesia

semangat pemuda Indonesia

please which one your favorite photos :

makasih semua. semoga gue berhasil. (padahal gag ngarep juga, orang cuman iseng, hehe)

08
Nov
08

it’s always rainy nowadays,,

sory uy udah lama gag posting. gue lagi pusing nih mau nulis apa. soalnya banyk banget yang musti ditulis. dari obama, FPI, bom bali, ahh macem-macem deh. huhu

november datang semua meriang ! november bawa penyakit kemana-mana. ujan terus nih tiap hari. bagus sih biar gag kemarau berkepanjangan. hehe

gue juga sakit nih. tadi gue bangun jam 8 pagi. niatnya mau ngenet ke kampus. gue udah siap-siap mau mandi, ehh, taunya kepala gue pusing gila, bersin-bersin, batuk-batuk, meriang. cape deh.

akhirnya gue tidur aja lagi dirumah. lagian si mama ngomel-ngomel masa hari sabtu kuliah katanya. yahh sudah diem lagi dirumah sambil tidur. hehe

tapi udah bangun tidur jam 3an, gue seger lagi. udah gag pusing lagi, makanya gue sekarang bisa posting. haha

eniwey. sekarang-sekarang yang lagi pusing pasti para media. haha,  gimana ngga, ada banyak banget berita yang pantes jadi topik utama. padahal yang bisa jadi topik utama yah cuman satu, namanya juga utama,hehe

mulai dari Obama, eksekusi bom bali, harga premium turun, and macem-macem deh. gila !

gud lak aja deh buat para media. I always love u every morning. hha

21
Oct
08

Jangan Berhenti Menulis,,!

Jangan Berhenti Menulis !

Membaca adalah hal termudah dalam suatu pembelajaran, kita dapat membaca dimana pun dan kapan pun. Dengan membaca kita akan memiliki imajinasi tersendiri di dalam benak kita. Imajinasi pembaca yang satu dengan yang lain akan berbeda berdasarkan seberapa jauh pemikiran sang pembaca akan apa yang ia baca.

Tapi apalah artinya membaca tanpa menulis ?

Jika tak ada yang menulis maka kita pun takkan bisa membaca, karena tidak ada bahan untuk bacaan. Menulis adalah cara yang terbaik untuk menuangkan imajinasi kita ke dalam suatu bentuk lain, yaitu tulisan.

Seorang penulis akan dengan sangat mudah menuangkan imajinasi pikiran mereka kedalam bentuk tulisan. Seorang penulis pun akan langsung menjadi bagian terpenting dalam pembelajaran, yaitu seorang yang belajar, menjadi seorang pelajar, dan juga seorang pengajar.

Seorang penulis akan selalu belajar tentang apa yang akan dia tulis. Maka seorang penulis sudah pasti akan menjadi seorang yang selalu belajar. Dan juga akan menjadi seorang pelajar karena ia selalu belajar akan apa yang akan dia tulis. Seorang penulis juga mengambil peran penting dalam pendidikan, yaitu sebagai seorang pengajar. Karena seorang penulis akan menjadi pengajar pada setiap pembacanya.

Menulis memiliki banyak manfaat. Dengan menulis kita dapat mengingat secara cepat suatu hal. Dari suatu penelitian, menulis dapat membantu mengingat sesuatu hal lebih cepat dan kita juga dapat mengingat hal yang kita tulis dalam waktu yang lama dibandingkan dengan mengingat suatu hal dengan cara dibaca berulang-ulang.

Dengan menulis, kita juga akan memiliki bentuk nyata bahwa kita pernah memikirkan suatu gagasan atau pikiran dalam bentuk nyata. Bukan dalam bentuk abstrak yang hanya ada di dalam pikiran. Tetapi dalam bentuk nyata yang mungkin abadi di dalam suatu bentuk lain, yaitu tulisan.

Apakah setiap orang dapat menjadi penulis ?

Jawabannya ya. Seseorang yang memiliki pikiran yang sehat, ilmu, akal, tidak buta huruf, dan yang paling penting memiliki imajinasi, dapat menjadi seorang penulis yang baik, bahkan memilii karya yang baik.

Yang kita butuhkan untuk menjadi seorang penulis hanya menuangkan pikiran dan imajinasi kita kedalam lain, yaitu kedalam bentuk tulisan.

Tapi apakah semua orang dapat menuangkan pikiran dan imajinasi mereka kedalam bentuk tulisan ?

Tidak semua orang dapat menuangkannya kedalam bentuk tulisan. Kebanyakan orang lebih suka menuangkan pikiran dan imajinasinya kedalam bentuk ucapan atau bentuk lisan. Mengungkapkan suatu pikiran atau imajinasi dalam bentuk lisan memang mudah dan tidak terlalu buruk. Akan tetapi, dengan mengungkapkan secara lisan, kita tidak memiliki bentuk nyata dari suatu gagasan atau pikiran kita. Dan orang lain akan dengan mudah melupakan gagasan kita dalam waktu yang tidak lama. Akan berbeda jika kita memiliki bentuk nyata pemikiran dalam bentuk nyata seperti tulisan. Kita akan memiliki bentuk yang mungkin abadi dan mungkin dapat dikembangkan oleh orang lain.

Banyak orang menyebut menulis merupakan hal yang membuang-buang waktu. Mereka lebih suka mengingat banyak hal di kepala mereka daripada menulis di secarik kertas. Mereka yang tidak suka menulis mungkin tidak terbiasa menyimpan sesuatu dalam bentuk lain seperti tulisan. Mereka mungkin malu karena tulisan mereka akan dilihat oleh orang lain. Padahal, dengan diketahui oleh orang lain, tulisan hasil pemikiran kita akan berkembang dengan bantuan orang tersebut. Mungkin saja tulisan kita kurang sempurna, kurang baik, ada sedikit pemikiran yang salah, masih bisa dikembangkan, atau bahkan di puji ke indahan dari tulisan tersebut.

Dalam suatu artikel berjudul “Developing a Literate Environment for Children” (Cara Mengembangkan Lingkungan Gemar Membaca dan Menulis untuk Anak) yang ditulis di harian The Jakarta Post tanggal 3 Mei tahun 2005, oleh salah satu dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Mr. Ahmad Bukhori Muslim, S.Pd. M.Ed, menjelaskan bahwa sebuah bangsa yang maju adalah bangsa yang penduduk atau rakyatnya gemar membaca dan menulis. Karena dengan membaca dan menulis dapat menjadikan Negara semakin maju dan tidak tertinggal dari Negara lain.

Membaca dan menulis harus sudah dibiasakan sejak dini, karena anak-anak akan lebih mudah menerima suatu pembelajaran dari orang lain. Alangkah baiknya apabila hal yang diajarkan tersebut adalah dengan cara membaca dan menulis secara teratur. Selain itu, seorang anak, masih memiliki daya imajinasi yang luas untuk dituangkan ke dalam bentuk tulisan. Jika di biasakan sejak dini mereka akan menjadi seorang yang memiliki bukti nyata dari imajinasi mereka sendiri.

Membiasakan anak-anak untuk menulis dan membaca juga akan lebih cepat menyerap ilmu daripada belajar memlalui media televisi atau mendengarkan. Karena sekali lagi, hal tersebut akan dengan sangat mudah untuk dilupakan.

Sekarang banyak orang sudah menghidupi keluarganya dari menulis. Mereka adalah seorang penulis buku komersial, penulis novel, penulis buku pelajaran, dan juga penulis didunia maya yang lebih sering disebut “blogger”. Mereka sudah dapat menjadikan menulis sebagai media penyambung hidup. Mereka menaruh kehidupan mereka dari apa yang mereka pikirkan. Mereka sungguh sangat mulia. Bagaimana tidak, mereka adalah ilmu bagi orang lain. Mereka juga merupakan guru bagi seluruh pembaca tulisan mereka. Dan mereka adalah menghasilkan uang dengan cara yang amat sangat mulia.

Menulis bahkan dapat menjadikan kita sebagai orang yang tidak terkenal menjadi orang yang terkenal. Lihatlah J.K Rowling, adakah yang mengenalnya sebelum ia menulis cerita fiksi paling terkenal diseluruh dunia yang mungkin akan menggemparkan dunia hingga 50 tahun ke depan ? adakah yang tahu, bahwa seorang penulis luar biasa telah lahir dari pemikiran kontrofersialnya yang mungkin menurut kita tidak masuk akal ? Dan Brown, penulis karya fenomenal dari keempat bukunya Angel and Demon, Deception Point, Digital Fortress dan buku paling kontrofersial di abad ini The Da Vinci Code, yang lahir berkat kelugasannya dalam mengungkap apa yang selama ini disembunyikan dari masyarakat banyak. Dengan berani mereka berdua merubah dunia, mereka menjadikan kita sebagai pembacanya percaya bahwa segala yang mereka tulis pernah terjadi, akan terjadi atau bahkan sedang terjadi.

Mereka hanya melakukan tugas mudah untuk menjadi seperti sekarang. Mereka hanya menjadikan imajinasi mereka sebagai karya dalam bentuk tulisan. Kesuksesan mereka telah membuat banyak orang terinspirasi dari buku yang mereka tulis. Mereka dapat membuat perubahan untuk banyak orang. Memberikan suntikan keyakinan tentang banyak hal kepada setiap orang yang mambaca karya mereka.

Menulis tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Kida dapat memulai belajar menulis dari hal yang kecil dan mudah. Dari hal yang tidak terlau luar biasa menurut kita. Tapi siapa tau tulisan yang kita anggap tidak luar biasa itu dapat merubah kehidupan orang lain ?

Mulailah menulis dari sekarang. Buatlah perubahan disekitar kita dengan pemikiran kita, dengan pendapat, dengan imajinasi kita, dengan gagasan kita yang belum tentu setiap manusia memiliki gagasan yang sama dengan kita. Tuangkanlah sebanyak-banyaknya pikiran, pendapat, gagasan, dan imajinasi kita dalam bentuk lain yaitu tulisan.

Percayalah, dengan menulis kita dapat merubah dunia menjadi lebih baik.

Jangan pernah berhenti berpendapat, jangan berhenti berimajinasi, dan jangan berhenti menulis !

NB : sebenernya ini juga buat tugas MKU bahasa Indonesia. hehe

20
Oct
08

Bandung 2033,,

Bandung 2033

Gedung-gedung menjulang tinggi sepanjang jalan Cibaduyut tak lain tak bukan adalah toko sepatu yang sudah sangat modern. Berderet mall berdiri berjejer di belakang trotoar jalan Cihampelas, merupakan pusat penjualan celana jeans terbesar di seluruh dunia. apartemen lengkap dengan mobil mewahnya merupakan tempat tinggal sebagian warga Kota Bandung. Persimpangan jalan pun diramaikan oleh live music bermutu menggantikan pengamen jalanan yang hidupnya sudah berkecukupan.

Itulah gambaran Kota Bandung tahun 2033. Kota yang pernah dijuluki ‘Paris Van Java’ itu pun sekarang sudah mengalahkan kota Paris sendiri. Kota indah di daerah pegunungan Jawa Barat itu sekarang telah berkembang sangat cepat sejak tahun 2028. Di tangan pemerintahan Bapak H. Darosda dadaros yang terpilih sebagai walikota Kota Bandung tahun 2028 melalui pemilihan walikota tersengit di dunia menandingi persaingan kursi presiden Amerika Serikat antara Senator Barrack Obama dan Senator John McCain di tahun 2008.

Kota Bandung yang semakin semrawut karena pembangunan bangunan-bangunan liar, kendaraan bermotor yang melebihi kapasitas jalan, anak-anak jalanan yang memadati perempatan jalan, pengemis yang semakin membludak, juga ditambah pula dengan anjloknya perdagangan di sektor industri sepatu Cibaduyut dan sektor industri celana jeans Cihampelas berubah dengan sekejap ditangan Walikota Bandung Bapak H. Darosda dadaros. Ia merubah Kota Bandung dengan cara yang unik, aneh, kontroversial, dan berani tapi terbukti efektif.

Dengan segera ia mematenkan sepatu, celana jeans, dan angklung sebagai barang milik Kota Bandung. Ia segera mendapat protes keras dari berbagai masyarakat seluruh dunia. Tapi dengan semangat yang luar biasa ia dapat mematenkan ketiga barang tersebut. Dan dunia berubah dala sekejap. Negara-negara yang menggunakan barang tersebut harus membayar kepada Kota Bandung yang telah memegang hak paten dari ketiga barang tersebut.

Dengan cepat pendapatan kota Bandung meningkat , pendapatan Kota Bandung pertahun bisa mencapai 500 triliun rupiah. Pendapatan yang berlimpah tersebut digunakan untuk usaha sepatu dan celana jeans yang sudah anjlok karena tidak bisa bersain dengan luar negeri. Dengan waktu singkat saja kedua barang tersebut langsung bisa menyaingi barang-barang impor dari luar negeri dan langsung menguasai pasar dunia. Adidadas dan Lupi’s adalah brand dari kedua barang hasil karya Kota Bandung yang menguasai pasar dunia menyaingi Adidas dan Levi’s. Angklung yang sudah menjadi ikon dari Jawa Barat pun menjadi sangat mendunia. Angklung di ekspor ke seluruh dunia dengan nama “Angklung Original Made In Bandung – Angklung asli ti Bandung”.

Anak-anak jalanan disekolahkan gratis hingga tingkat sarjana. Mereka lebih banyak memilih untuk kembali ke jalan setelah lulus menjadi sarjana, tentunya untuk menjadi pemain live music di persimpangan jalan untuk menghibur masyarakat Kota Bandung yang mengendarai kendaraan mewah mereka. Mereka tidak meminta bayaran, karena mereka melakukannya dengan ikhlas untuk menghibur. Dan alasan lainnya adalah karena mereka sudah hidup berkecukupan.

Kehidupan masyarakat Kota Bandung menjadi lebih baik. Seluruh masyarakat memiliki kehidupan yang berkecukupan bahkan berlebihan. Harga barang kebutuhan rumah tangga dan sembako pun sekarang sangat murah karena seluruh hasil bumi berasal dari Kota Bandung. Setiap bulan masyarakat Kota Bandung mendapatkan “bonus” dari Kota Bandung, yang menurut pemerintah sebagai bonus atas kerja keras masyarakat Kota Bandung. Padahal itu merupakan usaha agar uang yang masuk ke kas pemerintah tidak terlalu banyak, istilahnya sih “Buang-buang duit”. Dan Kota Bandung tidak lagi merasakan krisis moneter dunia yang terjadi setiap 10 tahun.

Masyarakat Kota Bandung menjadi beradab. Mereka selalu beribadah atas tanda syukur atas rizki yang diberikan dikehidupannya. Anak-anak muda menjauhi narkoba, minuman keras, dan seks bebas. Tapi sebagian dari mereka masih banyak yang merokok. Mereka bilang itu sebagai “kenakalan remaja yang lebih beradab”. Mereka sopan kepada yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda. Mereka tidak berlaku anarki kepada pemerintah sekarang. Mereka sekarang sadar bahwa yang membuat hidup mereka lebih baik adalah karena kerja keras pemerintah.

Sisi negatif dari situasi ini hanya dirasakan pihak pemerintah. Mereka bingung untuk membuat perubahan lagi. Karena kehidupan masyarakat telah begitu nyaman. Mereka tidak memiliki gagasan yang baik untuk membuat Bandung melakukan sedikit perubahan. Karena mereka tidak tau apa yang harus dirubah dalam kesempurnaan itu. Ditambah lagi para demonstran yang sudah sangat menjadi sahabat pemerintah meski sangat menyebalkan, sudah jarang memberikan aspirasi mereka kepada pemerintah. “Mahasiswa sekarang payah, belajar terus, nggak pernah demo lagi, aneh, mana ada mahasiswa ga demo ? itu bukan mahasiswa namanya !” ujar salah satu pegawai Pemerintah Kota Bandung.

Bandung sudah menjadi salah satu kota metropolitan. Kota besar yang indah. Menandingi Kairo kota tertua didunia, New York kota terbesar didunia, Tokyo kota tercanggih didunia, bahkan Paris kota tercantik di dunia. Ini semua berangkat dari rasa cinta masyarakat terhadap Kota Bandung, dan imajinasi terbaik dari pemerintah Kota Bandung. Selebihnya kita hanya bisa berdoa kepada yang kuasa.

* * *

Seluruh impian kita akan Kota Bandung akan tercipta dengan sendirinya. Kekuatan mimpi dan imajinasi kita terhadap Kota Bandung yang tercinta ini akan menjadi kenyataan yang indah. Hanya dengan kerja keras dan doa untuk menjadikan Bandung seperti impian kita. Mulailah berbuat sesuatu untuk Bandung, kota indah di lembah Pegunungan Jawa Barat.

Mohon maaf apabila ada kesamaan cerita, nama, karakter, alur, tema, dan kesalahan penulisan tempat dll. Semua ini hanya cerita fiktif belaka. Yang mungkin nantinya akan menjadi nyata.

NB : sebenernya ini tugas bikin cerpen buat MKU bahasa Indonesia. hehe

09
Oct
08

Katanya Islam, Tapi Kok Gitu,,???

sebelumya gue minta maap sama seluruh masyarakat Indonesia, kalau ternyata menurut masyarakat tulisan gue ini termasuk SARA.

malam tadi sekitar jam 18.30, gue liat d TVone ada berita tentang ketua front pembela islam (FPI), panglima FPI, dan pengikutnya menolak diperiksa sama polisi. memang dia punya hak buat menolak diperiksa. tapi ada yang aneh sama mereka semua.

mereka yang mengagung-agung kan nama Islam sebagai nama organisasi mereka, berlaku kayak yang bukan orang Islam. setau gue Islam itu mengajarkan kita supaya sabar, tenang, tidak emosional. ini mah malah kayak orang kesetanan. polisi yang hanya menjalankan tugasnya aja dibilang (maaf) bodoh berkali-kali.

cape saya sama organisasi yang satu ini. mereka itu muslim apa preman ? koq kelakuannya kayak orang gak diajarin cinta damai. klo mau berantas sesuatu semua dilakuin sama kekerasan. heran, darimana mereka belajar itu semua. Islam ? jelas bukan. karena islam gak pernah mengajarkan yang namanya anarki !

kalau memang prosedurnya memang harus diperiksa dan emang mereka gak punya masalah, ya kenapa menolak buat diperiksa ? kalau memang tidak berbuat salah, ya kenapa takut diperiksa ?. malah orang lain yang menjalankan tugas di caci maki.

untuk masalah ahmadiyah, gue nentang. gue kira itu emang ajaran yang salah. karena Islam itu mengajarkan kita bahwa ‘tiada tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah’. bahwa nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir, hingga akhir jaman. tapi gue gak anarkis, cara yang terbaik itu hanya merangkul mereka ke jalan yang benar. selebihnya jika mereka tetap tidak bisa kita arahkan, ya itu kuasa Allah. buka kita yang jadi anarkis malah saling menyakiti sesama umat manusia.

ayo dong, kita buat kedamaian di muka bumi ini. jangan kekerasan terus. semua orang bebas berpendapat. semua orang bebas memilih. kita hanya bisa menunjukkan jalan yang benar, mengingatkan. selebihnya jangan sampai terjadi kekerasa. itu semua kuasa Allah. biarkan Allah memberikan ganjaran yang sepantasnya pada yang salah dan yang benar.

03
Oct
08

Jalan dimana,,?

kalau ada orang yang nanya “olahraga paling gampang ?, olangraga paling murah ?, olahraga paling menghemat waktu ?” jawabanya pasti “jalan”. kata orang jalan itu bisa dimana saja. benarkah ? .

sekarang orang-orang pada lebih suka naek motor daripada jalan kaki. alesannya, lebih cepet, lebih gampang, lebih efisien. mungkin alesannya bener. tapi gue punya satu alesan lain yang bikin gue lebih seneng naek motor daripada jalan. yaitu, “GAK ADA TEMPAT BUAT PEJALAN KAKI”.

jalanan di bandung itu lumayan gede, dan secara berkala pasti ada pengembangan jalan. entah itu pelebaran jalan, pembangunan jalan atau malah pengecilan jalan. tapi yang gue rasain itu, pemerintah kota bandung itu kayaknya cuman mengembangkan jalan buat kendaraan aja, kayak, mobil, motor, sepeda, becak, delman, dll.

trus mana pengembangan buat pejalan kaki ? jawabannya TIDAK ADA !!

pejalan kaki atau “pedestrian” pasti merasa hak mereka untuk berjalan dengan aman dan nyaman telah dirampas. gimana nggak, trotoar yang seharusnya dipake untuk pejalan kaki malah dipake buat pedagang kaki lima, parkir motor, parkir mobil, buat neduh abang becak, pangkalan ojeg, dan yang lebih herannya lagi trotoar dipake buat tiang pasang banner atau iklan.

keadaannya diperparah sama para pejalan kaki yang ngerasa udah biasa sama hal-hal tadi. ga heran para “perampas” hak pejalan kaki itu makin “adem ayem” aja gak ngerasa dosa. sikap yang hampir sama juga ditunjukkan pemerintah kota. mereka tampaknya sudah terbiasa dengan hal itu. memang pemerintah sering ngerazia PKL (pedagang kaki lima), tapi itu biasanya dilakukan waktu ada pejabat pemerintah dari pusat aja yang mau lewat ke jalan itu, sesudahnya ? ya balik lagi.

akibat dari itu semua para pejalan kaki gakan bisa jalan dengan tenang, mereka harus meliuk-liuk ditengah PKL, pangkalan ojeg, parkir motor, parkir mobil, dll. gak jarang pejalan kaki sampe harus berjalan di tengah jalan, karena trotoar sudah gak bisa dilewati lagi. akibatnya bisa terjadi kecelakaan antar pejalan kaki dengan pengendara bermotor. kalau udah kayak gini susah untuk bilang siapa yang salah. memang pejalan kaki yang gak seharusnya jalan di tengah jalan gak punya pilihan lain selain jalan ditengah jalan karena trotoar tempat mereka jalan sudah gak bisa dilewati lagi.

gue bukannya mau protes, bukannya sok pinter, cuman mau ngingetin aja, kenapa kota-kota diluar negeri bisa begitu nyaman buat pejalan kaki sedangkan kita gak bisa ? kita juga pasti bisa mewujudkan kota bandung yang bersih, makmur, taat, dan bersahabat seperti jargon bangung “BERMARTABAT”, asalkan kita sadar bahwa yang bisa ngejaga bandung tetap “BERMARTABAT” itu kita semua, bukan cuma pemerintah aja.

hayu atuh akang teteh, klo udah tau ga boleh teh jangan dilanggar. jadi semuanya bakalan aman dan nyaman. hehe.

ryan06,,




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.